Kenal GenBI (KKG) 2025, Menyatukan Keluarga GenBI Jambi dan Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan yang Berdampak
Jambi, 25 Oktober 2025 — Generasi Baru Indonesia (GenBI) Provinsi Jambi sukses menggelar kegiatan tahunan Kenal GenBI (KKG) 2025, sebuah ajang yang dirancang untuk mempererat kekeluargaan sekaligus menumbuhkan semangat kepemimpinan di kalangan anggota baru dan lama GenBI Jambi.
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Abdul Matin Aji Saka, yang menegaskan pentingnya kesatuan dalam tubuh organisasi. Dalam sambutannya beliau menyampaikan, “Tidak ada perbedaan antara Komsat Unja maupun Komsat UIN, maka dari itu mari di sini kita menyatukan kekeluargaan di GenBI Jambi.”
Sambutan dilanjutkan oleh Ketua Umum GenBI Jambi 2025 Ilham Jaya Kusuma, yang secara resmi membuka kegiatan. Beliau menekankan bahwa KKG menjadi momentum untuk memperkuat nilai kekeluargaan dan kolaborasi. “Mari kita kuatkan kekeluargaan kita melalui Kegiatan Kenal GenBI 2025 ini. Di sini, kita saling dekat, saling mengenal, dan tumbuh bersama sebagai satu kesatuan GenBI Jambi,” ujarnya.
Dari GenBI Menjadi Inspirator: Leadership Journey Bersama Sintia Delvianti
Sesi inti KKG 2025 menghadirkan Sintia Delvianti, mantan Sekretaris Komisariat GenBI UIN STS Jambi periode 2022–2023, yang membawakan materi bertema “Leadership Journey: Dari Kampus ke Aksi Nyata dan Kontribusi untuk Global.”
Dalam sesinya, Sintia membagikan perjalanan kepemimpinannya sejak di dunia kampus hingga kini berkontribusi di tingkat nasional dan global. Ia menekankan bahwa “Leadership bukan tentang posisi, tapi tentang aksi yang membawa perubahan.” Bagi Sintia, kepemimpinan sejati dimulai dari inisiatif, empati, dan konsistensi dalam bertindak.
Melalui pengalamannya di berbagai organisasi seperti GenBI, FoSSEI, dan KSEI, Sintia belajar bahwa menjadi pemimpin bukan berarti mengatur, melainkan menggerakkan. Ia juga membagikan perannya sebagai sekretaris yang bertanggung jawab terhadap koordinasi anggota, kegiatan pelatihan, dan sosialisasi QRIS untuk UMKM — bukti nyata kepemimpinan berbasis aksi dan tanggung jawab.
Selain di organisasi, Sintia juga menceritakan pengalaman profesionalnya di berbagai lembaga, mulai dari OJK, Bank Muamalat, Manulife Indonesia, Euro Exim Bank, hingga riset global di Afrika Selatan dan India. Pengalaman tersebut memperkaya pandangannya tentang kepemimpinan lintas bidang dan budaya.
“Leadership itu tidak berhenti di organisasi, tapi terus hidup lewat karya dan tanggung jawab,” ungkapnya.
Kepemimpinan dalam Aksi Nyata dan Inovasi Digital
Tidak hanya aktif di dunia akademik, Sintia juga menginisiasi RisetEase.id, sebuah platform edukasi digital yang membantu mahasiswa memahami metode penelitian dan penulisan ilmiah. Melalui inovasi ini, ia berhasil mengikuti program Digital Transformation in Education di Korea Selatan yang didanai penuh oleh Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat.
Selain itu, Sintia turut membangun komunitas ClimatePath.id, sebuah platform yang berfokus pada edukasi perubahan iklim dan literasi hijau. Melalui komunitas ini, ia berpartisipasi dalam berbagai forum internasional seperti LCOY Indonesia 2025, ASEAN Youth for Inclusivity & Sustainability, dan UPG Sustainability Leader 2025.
Sebagai generasi digital, Sintia juga aktif menjadi konten kreator edukatif, berbagi pengalaman karier, beasiswa, serta strategi personal branding melalui media sosial. Ia berpesan bahwa “Belajar digital bukan untuk viral, tapi untuk berdampak.”
Nilai dan Prinsip Kepemimpinan
Dalam penutup materinya, Sintia menegaskan tiga pilar kepemimpinan yang ia pegang teguh:
1. Growth, terus belajar dan berkembang lintas bidang.
2. Collaboration, membangun kepercayaan dan kolaborasi lintas budaya.
3. Action-Oriented, fokus pada solusi dan kontribusi nyata.
Ia juga mengingatkan bahwa kepemimpinan sejati dimulai dari hal-hal kecil. “Mulailah dari tanggung jawab kecil, bukan dari posisi. Kolaborasi dan empati lebih kuat daripada kompetisi. Konsistensi dan aksi kecil bisa membawa dampak besar,” ujarnya menutup sesi dengan penuh inspirasi.
Melalui Kegiatan Kenal GenBI (KKG) 2025, GenBI Jambi bukan hanya mempererat tali kekeluargaan antaranggota, tetapi juga menanamkan nilai leadership, empowerment, dan contribution — sejalan dengan semangat Bank Indonesia untuk mencetak generasi muda yang berdaya, berdampak, dan siap menjadi agen perubahan di masa depan.
Pewarta : Rifky Febriyanto
Editor : Nadia Syahira
Share This News