GGTC UNJA 2026: Kolaborasi, Integritas, dan Penguatan Akses Pendidikan untuk Ekonomi Indonesia
Jambi – Kegiatan GenBI Goes to Campus (GGTC) 2026 kembali digelar di Universitas Jambi dengan melibatkan 453 peserta. Kegiatan ini menjadi wadah edukatif sekaligus strategis, dengan fokus utama pada sosialisasi program bantuan pendidikan kebanksentralan serta penguatan kerja sama kelembagaan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Bapak Tedy Arief Budiman, beserta jajaran pimpinan Universitas Jambi dan pihak terkait lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan komitmen bersama dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan dan literasi ekonomi.
Salah satu momentum penting dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan penandatanganan PKS yang menjadi dasar penguatan kolaborasi antara Bank Indonesia dan Universitas Jambi. Kerja sama ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi diarahkan untuk mendukung keberlanjutan program bantuan pendidikan kebanksentralan, pengembangan literasi ekonomi, serta peningkatan kapasitas mahasiswa secara berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Bapak Tedy menyampaikan bahwa pada tahun 2026 program bantuan pendidikan kebanksentralan mengalami peningkatan jumlah penerima. Program tersebut dialokasikan untuk 100 mahasiswa UIN, 100 mahasiswa S1 Universitas Jambi, serta 30 mahasiswa dari jenjang D3 dan D4.
Memasuki sesi inti, kegiatan GGTC dikemas secara interaktif dengan fokus pada sosialisasi program bantuan pendidikan kebanksentralan, mulai dari persyaratan, mekanisme seleksi, hingga manfaat yang diperoleh mahasiswa. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai peran Bank Indonesia sebagai bank sentral, pengendalian inflasi, kampanye Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP), penggunaan QRIS, serta pemanfaatan iBI Library sebagai sumber literasi ekonomi.
Antusiasme peserta Universitas Jambi terlihat menonjol sepanjang kegiatan, tercermin dari keaktifan dalam sesi diskusi maupun interaksi selama acara berlangsung. Hal ini menunjukkan meningkatnya minat mahasiswa terhadap program beasiswa serta isu-isu kebanksentralan.
Melalui kegiatan GGTC UNJA 2026 dan penandatanganan PKS ini, diharapkan kolaborasi yang terjalin mampu memberikan dampak nyata, khususnya dalam memperluas akses beasiswa, meningkatkan literasi ekonomi, serta menciptakan generasi muda yang adaptif dan berdaya saing.
Pewarta : Lisa Ardila
Share This News